Earth Live Viewer Prototype

Perkembangan Earth Viewer
Teknologi yang mampu menampilkan peta fotografi bumi dalam bentuk tiga dimensi (3D) secara online sudah dikembangkan oleh Keyhole Inc. sejak tahun 2001. Kemudian Google mengakuisisi perusahaan tersebut pada tahun 2004. Setahun kemudian, pihak Google mengembangkan teknologi Earth Viewer dan mengganti nama menjadi Google Earth dan terus mengembangkannya hingga saat ini.

Tampilan Google Earth

Cara Kerja Google Earth (Earth Viewer)
Ketika pengguna menjalankan aplikasi Google Earth, maka secara otomatis akan terhubung ke server melalui koneksi internet. Aplikasi Google Earth akan menampilkan data kepada pengguna. Data yang dikirim berupa foto beresolusi tinggi.
Sumber data berupa fotografi Google dapatkan dari beberapa pihak yang memang bekerja di bidang ini. Google memanfaatkan jasa mereka. Terdapat dua sumber primer yang dimiliki Google, yaitu satelit dan foto dari pesawat terbang.
Selain peta fotografi, Google Earth juga mendapatkan data dari Shuttle Radar Topography Mission milik NASA berupa Digital Elevation Model (DEM). Data ini berfungsi untuk menampilkan permukaan dalam bentuk tiga dimensi (3D).

Protype Earth Live Viewer
Prototype Earth Viewer merupakan pengembangan dari Google Earth. Hanya saja, jika menurut dari nama teknologi ini menggunakan kata “live” yang artinya secara langsung maka data yang ditampilkan dalam bentuk live video di mana kita dapat menelusuri sebuah lokasi layaknya melihat sebuah cctv melalui udara. Data yang ditampilkan tidak lagi sebatas fotografi, melainkan video live yang memperlihatkan kegiatan-kegiatan yang sedang berjalan di suatu lokasi.
Sumber data dapat diperoleh melalui kamera bersolusi tinggi yang ditanam pada satelit-satelit yang mengorbit bumi. Kamera tersebut dapat melakukan zooming pada ketinggian beberapa kilometer dari permukaan bumi.

Tampilan Earth Live Viewer

Apa kelebihan Earth Live Viewer?
Kehebatan teknologi ini adalah, kita mampu melihat seluruh kejadian yang di belahan bumi manapun saat itu juga. Kita dapat mengetahui langsung tanpa harus melihat berita di televisi. Bencana alam, musibah-musibah, bahkan pertandingan sepak bola.
Selain itu, kita dapat melihat beberapa kejadian yang sudah berlalu karena menggunakan rekaman yang tersimpan di server.
Banyak bidang ilmu yang bias memanfaatkan teknologi ini, seperti memantau perkembangan status sebuah gunung merapi dari jarak yang tidak mungkin digapai oleh manusia, dapat melihat rute sebuah pesawat tanpa melalui radar dan menara kontrol, melihat potensi tsunami yang ditimbulkan oleh gempa bawah laut, dan banyak lagi.

Tampilan Earth Live Viewer Prototype

Apa Kekurangan Earth Live Viewer?
Pada umumnya teknologi memiliki sifat yang netral. Oleh karena itu, teknologi ini tetaplah memiliki kekurangan. Karena mampu melihat situasi secara langsung di seluruh belahan dunia, teknologi ini dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab (teroris salah satunya), contohnya di bidang militer. Musuh dapat memantau kekuatan sebuah pertahanan keamanan melalui teknologi ini.

Demikianlah salah satu impianku untuk dunia. Semoga teknologi ini dapat dikembangkan oleh para ahli suatu saat nanti. Prototype ini juga adalah merupakan tugas Mata Kuliah Human Computer Interaction, di kampus 😀

Sekian, wassalam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s